108 gempa resmi BMKG dalam 30 hari — plus katalog BMKG & USGS, laporan dirasakan, dan riwayat tsunami
Belum ada berita yang bisa ditampilkan sekarang.
Gempa yang sama sering tercatat di beberapa sumber dengan angka berbeda. Kalau waktu dan lokasinya berdekatan (≤15 detik, ≤120 km antar-lembaga), keduanya dianggap satu gempa dan angka dari sumber paling final yang dipakai: resmi BMKG → terkonfirmasi BMKG → otomatis BMKG → USGS. Angka USGS tetap ditampilkan terpisah di kartu gempa sebagai pembanding, beserta estimasi dampak PAGER-nya.
BMKG hanya menyediakan jendela bergulir (katalog 7 hari, riwayat 30 entri), jadi riwayat yang lebih panjang disimpan sendiri oleh halaman ini tiap penyegaran. Katalog lengkap BMKG (sampai gempa kecil) tersedia mulai 2026-09-09; sebelum itu arsip hanya berisi gempa M4+ dari USGS dan gempa resmi BMKG.
Nama wilayah di laporan "dirasakan" diubah jadi koordinat lewat Nominatim (OpenStreetMap). Basemap: CARTO Positron di atas OpenStreetMap; relief: Esri World Hillshade.
Halaman ini BUKAN sistem peringatan dini. Kalau merasakan gempa, ikuti arahan resmi BMKG (bmkg.go.id) dan instansi kebencanaan setempat — jangan menunggu data di sini.
Gempa dalam di bawah Laut Jawa, 11 September 2026, tercatat M5.9 di info resmi BMKG, M6.5 di katalog terkonfirmasi, M6.7 di katalog otomatis, dan M6.5 di USGS. Tidak ada yang "salah" — lembaga dan tahap pengolahan yang berbeda memakai jaringan sensor dan skala magnitudo berbeda. Karena itu tiap gempa di halaman ini diberi label seberapa final angkanya:
Denyut di titik gempa resmi cuma penanda — ukurannya ikut magnitudo, bukan radius apa pun. Lingkaran putus-putus berbeda: itu jarak ke wilayah terjauh yang benar-benar melaporkan merasakan gempa itu ke BMKG, dihitung dari laporan nyata, bukan model. Pilih satu gempa resmi untuk melihat wilayah-wilayah yang melapor itu di peta.
Dangkal (< 60 km) — guncangan paling kuat di dekat pusat, area terasa lebih sempit.Menengah (60–300 km) — biasanya di lempeng yang menunjam.Dalam (> 300 km) — guncangan di permukaan lebih lemah, tapi terasa jauh lebih luas.Ini sebabnya gempa dalam bermagnitudo sedang bisa punya lingkaran dirasakan jauh lebih besar daripada gempa dangkal yang lebih kuat. Ganti warna titik ke "Kedalaman" di legenda, atau buka penampang kedalaman dari menu tools.
Gempa yang saling berdekatan (≤20 km) dalam 7 hari terakhir dikelompokkan otomatis (metode DBSCAN). Klaster menunjukkan di mana aktivitas sedang terpusat — bukan penetapan resmi gempa susulan atau prediksi gempa berikutnya.
Halaman ini bukan sistem peringatan dini dan tidak menggantikan pengumuman resmi BMKG. Kalau merasakan gempa, ikuti arahan BMKG (bmkg.go.id) dan BPBD setempat.